Parepare, HarianMalut – Coach Malut United, Imran Nahumarury, meminta anaknya asuhnya fokus menghadapi PSM Makassar tanpa melihat posisi di klasemen. Hal itu dikatakan coach Imran Nahumarury dalam konferensi pers menjelang laga lanjutan BRI Liga 1 2024-2025 kontra PSM Makassar, Jumat (9/5/2025).
“Saya meminta pemain untuk tidak melihat klasemen dan menjadikan setiap laga final. Semua pertandingan akan berbeda, sekarang kami fokus melawan PSM Makassar.” kata Imran saat menjawab pertanyaan wartawan terkait posisi Malut United dan persiapan melawan PSM.
Adapun laga PSM vs Malut United dijadwalkan berlangsung di Stadion B. J. Habibie, Parepare, pada Sabtu (10/5/2025), pukul 16.30 WITA atau 17.30 WIT. Imran sebagai pelatih kepala tak ingin pemainnya merasa terbebani dengan posisi Malut United di papan klasemen.
Hingga pekan ke-31, skuad Laskar Kie Raha menduduki peringkat 4 dengan torehan 53 poin. Perjuangan Safrudin Tahar dkk. menuju 4 posisi teratas klasemen menuai pujian dari sang pelatih. Kerja keras dalam sesi latihan dan pertandingan membuat Malut United tak terkalahkan dalam 13 laga terakhir (9 menang, 4 seri).
“Saya tidak mau pemain terbebani klasemen dan rekor tak terkalahkan. Tapi, perjuangan mereka patut diapresiasi karena bisa membawa Malut United sampai ke level ini,” ujar Imran.
Tim pelatih berharap, eliminasi beban yang dilakukan bisa membuat pemain fokus pada pertandingan kontra PSM. Kekalahan yang dialami skuad Juku Eja dalam dua laga terakhir di Liga 1 melawan Bali United (0-1) dan PSS Sleman (1-3) juga tak memengaruhi persiapan Malut United.
Klub kebanggaan masyarakat Maluku Utara dan Maluku tetap mewaspadai kekuatan PSM. Imran pun menaruh respek pada PSM sebagai salah satu klub besar di divisi teratas Liga Indonesia.
“Pertandingan melawan PSM tidak akan berjalan mudah. Kami telah melalukan evaluasi dan persiapan maksimal dalam 3 latihan terakhir, semoga pemain bisa menerapkan game plan yang telah disiapkan,” kata Imran.
Perwakilan pemain dalam sesi konferensi pers, Yance Sayuri, menyatakan kesiapan melawan PSM. Sejalan dengan pernyataan coach Imran, fokus menjadi aspek utama dalam masa persiapan hingga hari pertandingan.
Malut United memiliki sejumlah pemain yang sebelumnya pernah bermain untuk PSM Makassar. Mereka adalah Safrudin Tahar, Yakob Sayuri, Yance Sayuri, dan Ilham Udin Armaiyn. Selain itu, ada Ahmad Wadil yang berasal dari Parepare.
Ketika ditanya wartawan, Yance mengatakan bahwa masa lalu dan kedekatan pribadi dengan PSM tak akan memengaruhi performa di lapangan.
“Ada banyak kenangan di kota ini, tapi sekarang saya datang sebagai lawan. Saya akan memberikan performa terbaik untuk Malut United,” ucap Yance yang pernah membawa PSM meraih gelar juara di divisi teratas sepak bola Indonesia.
KBRN
Komentar